Apa yang Akan Terjadi Dalam Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ini?

Kamis, 17 Maret 2022

Perang antara Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut. Berdasarkan berita terkini, pasukan Rusia terus menggempur kota-kota yang ada di Ukraina. Bahkan di ibukota terbesar, Kyiv, terjadi dua ledakan besar. Sirine serangan udara juga terdengar di beberapa kota seperti di Odesa, Chernihiv, Cherkasy dan Smila.

Seperti yang dilaporkan Al Jazeera, pejabat Ukraina mengatakan lebih dari 4000 orang sudah dievakuasi dari kota-kota yang berada di garis depan. Menurut badan pengungsi PBB, sekitar 3 juta orang telah meninggalkan Ukraina, setengahnya hampir anak-anak.

Dari total jumlah pengungsi itu, kata PBB, sekitar 1,8 juta orang berada di Polandia dan sekitar 300 ribu orang berada di Eropa Barat. Namun demikian, pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl sudah dipulihkan.

Ukraina dan Rusia akan mengadakan pembicaraan baru setelah diskusi pada hari Senin sempat terhenti dan tidak menemui titik terang. Dalam keterangannya, Ukraina menginginkan “Perdamaian, gencatan segera dan penarikan pasukan Rusia“.

Para pemimpin Polandia, Republik Ceko dan Slovenia berencana melakukan perjalanan ke Kyiv dalam melakukan misi Uni Eropa untuk menunjukkan dukungan kepada Ukraina. Di sisi lain, The Guardian melaporkan, Rusia telah melakukan serangkaian serangan yang menghantam lingkungan perumahan Ibu Kota pada Selasa pagi.

Serangan itu menyebabkan kebkaran di sebuah gedung apartemen 15 lantai, sehingga menyebabkan kepanikan orang-orang. Kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, serangan itu mengakibatkan 5 orang tewas. Zelensky juga mengatakan hampir 100 anak tewas dalam perang tersebut.

Zelensky memohon agar Kanada dan sekutunya ikut berupaya membantu menghentikan invasi Rusia ke Ukraina. Menurut pejabat setempat, sekitar 2000 mobil sudah meninggalkan kota Mariupol di Ukraina. Sedangkan 2000 mobil masih menunggu.

Perang memang mengerikan dan menyebabkan kesedihan yang mendalam bagi siapapun yang terlibat dalam perang tersebut. Sangat tidak menyenangkan jika terjadi perang. Adapun hal yang menyenangkan adalah bermain slot. Permainan slot sangat menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Informasi Hoaks Tentang Ancaman Vladimir Putin di Tengah Konflik Rusia dan Ukraina

Sabtu, 12 Maret 2022

Konflik antara Rusia dan Ukraina menjadi perhatian seluruh warga dunia, terutama di media sosial. Namun, ada sejumlah informasi palsu atau hoaks terkait kisruhnya dua negara yaitu Rusia dan Ukraina.

Misalnya hoaks tentang ancaman Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin ke sejumlah pihak bahkan hingga ke Indonesia. Salah satu di antara informasi tersebut bahwa Putin mengancam FIFA karena Rusia dilarang tampil di Piala Dunia. Kabar tersebut disebarkan oleh salah satu akun Facebook pada 5 Maret 2022.

Akun Facebook tersebut mengunggah sebuah video berisi klaim bahwa Vladimir Putin mengancam FIFA karena melarang Rusia untuk tampil di ajang Piala Dunia 2022.

“Ancaman Presiden Rusia, yaitu Vladimir Putin kepada FIFA setelah Rusia diskors dari Piala Dunia. Jangan berani-berani mencampuri urusan militer, sepakbola tetaplah sepakbola (jangan disangkut pautkan dengan politik). Rusia akan tetap tampil di Piala Dunia FIFA 2022 Qatar. Jika berani menghalangi kami (Rusia), maka tidak akan ada Piala Dunia untuk dibicarakan”

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 200 ribu kali ditonton dan mendapat 918 komen. Namun setelah ditelusuri, kabar tentang Putin yang mengancam FIFA karena Rusia dilarang tampil di Piala Dunia ternyata tidak benar.

Faktanya, tidak ada informasi yang valid yang mendukung statement tersebut. Sementara itu, Persatuan Sepak Bola Rusia (RFU) telah memutuskan untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga terhadap sanksi FIFA yang melarang mereka bermain di Piala Dunia.

Melawan hoaks sama saja dengan melawan pembodohan. Jika kalian memiliki informasi jangan ditelan mentah-mentah, telusuri terlebih dahulu apakah informasi tersebut benar atau tidak, jangan sampai termakan hoaks.

Saat ini informasi sangat cepat diakses hingga kitapun bingung mana informasi yang benar dan tidak benar, jadi harap berhati-hati jika mendapatkan informasi apapun sebelum mengetahui fakta sebenarnya. Mengetahui segala informasi dari berbagai penjuru memang menyenangkan dan menambah wawasan, tapi ada juga hal lain yang menyenangkan yaitu bermain slot. Permainan slot hanyalah untuk mencari kesenangan saja dan jika menang, itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

HARI KE 7 ! RUSIA VS UKRAINA SEMAKIN MEMANAS

Memasuki Hari Ke 7, Serangan Rusia ke Ukraina semakin menggila. Invlasi yang di lakukan sejak akhir februari lalu ini telah memasuki hari ke 7 dan korban pun sudah banyak yang berjatuhan dari pihak Militer maupun sipil di negara Ukraina.

Rusia sendiri telah melaporkan bahwa sekitar 87 Tentara Rusia dari Angkatan Bersenjata Darat, Laut dan Udara telah tewas dalam perang antar negara tetangga tersebut. Namun lain hal nya dengan pihak Ukraina, Ukraina meng-klaim bahwa korban jiwa bukan hanya datang dari Tentara militer melainkan warga sipil pun ikut menjadi korban jiwa dampak perang tersebut.

Dilaporkan dari ibu kota negara Ukraina Kyiv, situasi kota saat ini Kamis, 03 Maret 2022 kondisi kota Kyiv masih sangat memprihatinkan dan mencekam dampak dari perang tersebut. Pemerintah kota setempat pun menerapkan jam malam untuk memperkecil ruang gerak mata mata militer Rusia yang di isukan menyelinap di antara warga sipil.

Hal tersebut di ungkap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah konvrensi pers di kota London Inggris, menyatakan bahwa Rusia telah mengirim mata – mata militer yang menyamar sebagai warga sipil dan menyusup di antara diantara kerumunan warga sipil untuk memata matai pangkalan militer dan kekuatan militer serta pertahan militer kota Kyiv sebagai Ibu Kota Negara Ukraina.

Selain Ibu kota negara Ukraina Kyiv lumpuh, dampak lain nya akibat perang ini adalah lumpuh nya kota Kharviv di selatan Ukraina. Hal ini merupakan dampak dari serangan bombardir dengan menggunakan Tank, dan Roket udara yang dilancarkan Rusia pada Siang dan malam hari.

Warga Ukraina Mulai Meninggalkan Kyiv

Berbondong bondong warga Ukraina mulai mencoba pergi meninggalkan kota Kyiv, di lansir dari pihak Militer Ukraina The Guardians ribuan warga Kyiv dengan mengendari mobil beramai ramai perlahan meninggalkan kota. Hal ini terlihat di area perbatasan Ukraina yang mengalami kemacetan sejauh 50km.

Disisi lain, Presiden Amerika Serikat yang juga merupakan Ketua Perserikatan NATO Joe Biden mulai memperingatkan presiden Rusia Vladimir Putin atas serangan sporadis Rusia terhadap Ukraina tersebut. dalam sebuah pidato nya Biden mengatakan,

“Diktator Harus membayar tuntas atas serangan yang mengguncang perdamaian dunia ini” ( Joe Biden, Newyork 02/03/2022).

Pidato Putin Di Moskow Rusia

Dengan kata lain Amerika Serikat selaku Polisi Dunia Internasional sangatlah mengutuk apa yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina. Namun disisi lain Presiden Putin bersikeras tidak akan menarik mundur pasukan Rusia dari Ukraina sampai waktu yang belum di tentukan.