El Real Kalah di El Derbi Madrileno, Ancelotti: Atletico Membutuhkan Poin

Selasa, 10 Mei 2022

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti tidak mempermasalahkan kekalahan timnya di El Derbi Madrileno kontra Atletico Madrid , pada Senin (9/5/2022) dini hari WIB. Ancelotti menyebutkan bahwa lawannya unggul mental karena membutuhkan poin sementara mereka tidak.

Atletico Madrid menjamu Los Blancos – julukan Real Madrid – pada jornada ke-35 La Liga Spanyol 2021/2022 di Wanda Metropolitano. Atletico Madrid meraih kemenangan pertamanya semenjak bermarkas di stadion itu dengan skor 1-0 melawan Los Blancos.

Gol kemenangan Los Rojiblancos dicetak oleh Ferreira Carrasco (40’) melalui titik putih (pinalti). Kebobolan dengan cara ini juga menjadi hal yang pertama kali dialami Real Madrid dari rival sekotanya itu sejak terakhir kali tercipta tahun 2010 lalu.

Dalam laga ini, Ancelotti melakukan cukup banyak rotasi. Di antaranya, tidak dimainkan pemain-pemain yang biasa diandalkan seperti Karim Benzema dan Thibaut Courtois. Pada bagian lini depan, Ancelotti mengandalkan Rodrygo, Luka Jovic, dan Marco Asensio sebagai starter.

Bukan tanpa alasan, kini Real Madrid tidak perlu poin lagi di liga karena telah memastikan gelar juara pada liga tersebut. Selain itu, mereka tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi final Liga Champions dengan mengistirahatkan para pemain andalannya.

Sementara itu bagi Atletico, mereka membutuhkan poin lebih banyak untuk mengokohkan diri di zona Liga Champions pada klasemen. Atas dasar inilah, menurut Ancelotti, mental mereka jauh lebih unggul.

Madrid menyisahkan tiga laga di La Liga Spanyol 2021/2022. Sampai kemudian mereka akan menghadapi Liverpool pada puncak Liga Champions pada tanggal 29 Mei mendatang.

Menonton bola dengan tim kesayangan yang bermain merupakan hal yang menyenangkan, namun ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot memanglah menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Real Madrid Vs Man City, Pep Kirim Sebuah Peringatan ke The Citizens

Senin, 25 April 2022

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan analisis menjelang duel timnya melawan Real Madrid di semifinal Liga Champions 2021-2022. Manchester City berhasil lolos ke semifinal Liga Champions setelah menang agregat 1-0 atas Atletico Madrid.

Adapun keunggulan Man City dipertahankan menyusul hasil imbang 0-0 melawan Atletico pada leg kedua perempat final UCL di Wanda Metropilitano, Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. Hasil ini mengantarkan Man City berjumpa Real Madrid di partai semifinal kompetisi elite benua biru tersebut.

Bersaing melawan Real Madrid akan menjadi sebuah rintangan yang lebih berat bagi Man City. Pasalnya, Los Blancos merupakan raja Liga Champion dengan meraih 13 gelar juara.

Seusai laga leg kedua melawan Atletico, Pep Guardiola memberikan analisis singkat soal pertemuan Man City dan Real Madrid nanti. Dikatakan Guardiola, The Citizens bisa tak memiliki peluang melawan Real Madrid jika bermain seperti saat laga kedua kontra Atletico.

Secara rinci, pelatih asal Spanyol itu menyoroti permainan buruk Phil Foden dkk pada babak kedua di markas Atletico Madrid.

Pada babak pertama melawan Atletico di Wanda Metropolitano, Man City sebenarnya bisa mendominasi dan memiliki sejumlah peluang emas. Tapi, pasukan Guardiola selalu kesulitan dalam penyelesaian akhir. Lebih parah lagi, mereka malah berbalik ditekan Atletico pada babak kedua.

Pada laga semifinal Liga Champions, Man City akan menghadapi Real Madrid di Stadion Etihad lebih dulu, pada hari Rabu (27/4/2022). Selanjutnya, partai leg kedua Real Madrid vs Man City akan digelar di Santiago Bernabeu pada hari Kamis (5/5/2022).

Menonton Liga Champions dan menyaksikan tim kesukaan kita bertanding adalah suatu hal yang menyenangkan, namun ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain game slot. Bermain game slot memang menyenangkan dan jika menang itu hanya bonus dari keberuntungan.

Karim Benzema, Puasa Ramadhan Tidak Mempengaruhi Aktivitas Saya

Rabu, 6 April 2022

Karim Benzema berkomitmen untuk menjalani puasa Ramadhan tahun ini. Meskipun, striker Real Madrid itu masih harus melakukan latihan dan bertanding bersama timnya. Benzema mengatakan, puasa Ramadhan tidak akan menghalangi aktivitasnya sebagai atlet sepak bola.

“Itu tidak berpengaruh, Ramadhan adalah bagian dari hidup saya dan agama saya menjadikan Ramadhan sebagai suatu kewajiban,” kata Benzema seperti yang dikutip dari Esquire Middle East.

Benzema mengatakan, dengan berpuasa dirinya malah merasa semakin membaik saat melakukan latihan. “Bagi saya, itu sangat penting dan saya merasa baik ketika saya sedang berpuasa,” ujarnya.

Musim ini, Benzema membuktikan kualitasnya sebagai bomber papan atas di Liga Eropa. Meski telah berusia 34 tahun, striker asal Prancis itu masih subur dalam mencetak gol.

Statistik mencatat, Benzema telah membukukan 34 gol dari 35 kali bermain. Tidak hanya itu, dia juga menorehkan 13 asis di semua kompetisi. Sebagai seorang muslim, Benzema tidak sungkan mengunggah aktivitas ibadahnya ke media sosial. Salah satunya adalah ketika ia beribadah ke Tanah Suci, Mekkah.

Benzema juga diketahui tidak mengonsumsi makanan yang diharamkan seperti babi dan alkohol dan Ia telah melakukannya sejak masih anak-anak.

Di sisi lain, Real Madrid akan menghadapi Chelsea di perempat final Liga Champions, Kamis (7/4/2022) dinihari WIB di Stamford Bridge. Laga ini beraroma balas dendam lantaran Real Madrid kalah pada semifinal musim lalu.

Seorang pemain sepak bola profesional yaitu Benzema tetap menjalankan ibadah puasa karena, pastinya sangat berat bagi Benzema karena harus melakukan latihan dan berpuasa secara bersamaan.

Namun, ia terlihat senang dan merasa baik saja. Adapun hal senang lainnya yaitu bermain slot, bermain slot bisa membuatmu merasa senang dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntngan.