Warga Sampang Geger Menemukan Banyak Bangkai Sapi Mengambang di Laut

Jum’at, 15 April 2022

Warga pesisir di wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, digegerkan dengan adanya penemuan puluhan bangkai sapi mengambang di sekitar pantai, pada Kamis (14/4).

Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho membenarkan penemuan puluhan bangkai sapi tersebut dan mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada hari Kamis pagi. Semula, kata dia, warga tidak sadar jika gundukan yang terbawa arus ombak itu adalah bangkai sapi.

“Namun setelah diteliti ternyata bangkai sapi, akhirnya warga melaporkan,” kata Budi, pada Jumat (15/4). Dalam penyelidikan polisi, sekiranya terdapat 14 ekor bangkai sapi yang ditemukan dan sudah dalam kondisi membusuk.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dengan instansi yang terkait seperti tenaga medis hewan. Bangkai sapi ini bukan karena keracunan, tapi mati biasa,” ungkap Budi.

Kendati demikian, saat ini polisi masih belum mengetahui asal muasal dari bangkai sapi tersebut. Sebab mayoritas warga penduduk setempat menjual sapi ke pasar menggunakan alat transportasi darat, bukan air.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, puluhan sapi tersebut pada akhirnya tidak dievakuasi ke darat untuk dikubur. Namun, aparat lebih memilih menggiring ke laut dan ditenggelamkan. Budi mengatakan bahwa hal tersebut sudah dilakukan berdasarkan pertimbangan dengan sejumlah pihak.

“Dibantu dengan warga dan aparat lain, bangkai sapi ini digiring ke laut dan ditenggelamkan. Sebab, kalau dibawa ke darat akan memakan banyak waktu. Sapi itu tentu harus dikuburkan secara massal menggunakan alat berat,” tambahnya.

Mendengar kabar seperti ini tentunya menjadi hal yang menyedihkan karena para peternak sapi tersebut mungkin mengalami kerugian. Tidak ada hal yang menyenangkan dari hal ini, namun ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot cukup menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Pemerintah Indonesia Kawal Pengajuan Reog Ponorogo Sebagai Salah Satu Warisan Budaya ke UNESCO

Senin, 11 April 2022

Beberapa hari lalu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pak Muhadjir Effendy mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung Reog Ponorogo menjadi Warisan Budaya Tak Benda di UNESCO. Yang mengejutkan lagi, Muhadjir mengatakan kalau Malaysia juga berencana untuk mengajukan hal yang sama ke UNESCO.

Bagi Muhadjir, mengklaim suatu budaya sebetulnya tidak salah dan masing-masing negara boleh mengajukan. Meski begitu, Muhadjir menegaskan bahwa kesenian Reog memiliki bukti sejarah dan tradisi yang sudah lengket di Indonesia.

Hal itu juga sebagai bukti nyata bahwa Reog adalah seni yang berasal dari wilayah Ponorogo, Jawa Timur.  Untuk itu, Kantor Staf Presiden (KSP) akan mengawal proses pengajuan kesenian Reog Ponorogo ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang dimiliki oleh Indonesia.

Untuk memperjuangkan dan memastikan Reog Ponorogo menjadi WBTB yang diakui oleh UNESCO, hal ini merupakan manifestasi dalam memperteguh jati diri bangsa dan bentuk pelestarian budaya. Hal itu dilindungi oleh Undang-Undang No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Sementara itu, menurut Khofifah (Gubernur Jawa Timur), hal ini menjadi sebuah pertaruhan bagi pemerintah Indonesia dan Jawa Timur, khususnya bagi Bupati Ponorogo. Dengan menyiapkan dokumen-dokumen yang bisa memberikan penguatan kepada UNESCO bahwa Reog memang adalah Warisan Budaya Tak Benda yang berasal dari Ponorogo.

Khofifah kembali meminta kepada pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk segera melengkapi dokumen tentang sejarah warisan budaya Reog Ponorogo kepada UNESCO.

Sesuai arahan Gubernur Khofifah, pihaknya secara intensif melakukan koordinasi dengan Bupati Ponorogo, yaitu Giri Sancoko untuk mencoba menerjemahkan beberapa persyaratan yang oleh Kemendikbud dipersyaratkan dalam rangka pemenuhan pengajuan ke UNESCO.

Reog merupakan salah satu peninggalan budaya kita, jika hal ini di klaim oleh bangsa lain maka identitas diri kita lama-kelamaan akan habis. Bisa memiliki banyak sejarah dan budaya memanglah menyenangkan, namun ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot memanglah menyenangkan dan jika kamu menang itu hanyalah bonus dari suatu keberuntungan.

3 Gadis Joget Tik Tok Viral di Acara Wisuda Madrasah

Sabtu, 19 Maret 2022

Tiga gadis berjoget ala Tik Tok di sebuah acara haflah akhirussanah atau wisuda salah satu madrasah di Pasuruan, Jawa Timur. Video ini viral di media sosial dan mendapat respon dari sejumlah netizen.

Video itu memperlihatkan tiga gadis sedang berjoget di atas panggung dengan latar bertuliskan ‘Haflah Akhirussanah Madrasah Al Karim II Wetan Dalem Pulokerto Kraton Pasuruan‘.

Dalam video tersebut, mereka tampil mengenakan celana warna hitam, mengenakan jaket, berkerudung, mengenakan masker dan kaca mata berwarna hitam. Dua di antaranya memakai jaket warna terang, mengapit gadis berjaket warna hitam dan menutup kerudung dengan topi warna putih di posisi tengah.

Mereka berjoget diiringi musik yang sedang viral di Tik Tok dan melakukan gerakan yang tidak pantas dilakukan di acara wisuda madrasah tersebut. Gadis yang berada di tengah tampak meliuk-liukkan badannya. Penampilan itu ditonton banyak oleh orang, termasuk anak-anak. Bahkan, beberapa orang dewasa mengabadikan momen tersebut menggunakan handphone.

Ternyata, kejadian ini berlangsung di Madrasah Diniyah Al Karim II, di Desa Pulokerto, Kec. Kraton, Kab. Pasuruan. Kepala Madrasah Diniyah Al Karim II, Desa Pulokerto, Kec. Kraton, Kab. Pasuruan, Misbahudin mengakui peristiwa ini terjadi di sekolahnya. Dia mengatakan kejadian ini berlangsung beberapa pekan yang lalu.

Misbahudin pun meminta maaf atas aksi ini, dia mengaku lalai dan kecolongan. Dia menjelaskan, acara wisuda itu berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi hiburan dan hari kedua diisi dengan acara inti wisuda dan pengajian. Aksi joget yang viral dilakukan di hari pertama.

Tiga gadis berjoget ala TikTok di sebuah acara wisuda disebut bukan siswa dari madrasah tersebut. Misbahudin menegaskan, tiga penampil joget ala TikTok itu adalah warga umum. Mereka tampil di acara hiburan pada hari pertama.

Bermain Tik Tok memanglah sangat menyenangkan dan bisa menghibur diri, tapi setidaknya kamu harus tau waktu dan tempat yaa. Namun, ada juga hal yang menghibur dan menyenangkan lainnya yaitu bermain slot, permainan slot hanyalah untuk mencari hiburan saja dan jika memang menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.