Seorang Youtuber Erwin Laisuman Terkait Kasus Binomo

Jum’at, 11 Maret 2022

Polisi telah memeriksan seorang Youtuber bernama Erwin Laisuman terkait kasus dugaan penipuan investasi trading binary option lewat aplikasi yang bernama Binomo. Atas tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz. “Kemarin ada EL yang kita periksa, dia ada di Medan,” tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada para Wartawan, Jum’at (11/3/2022).

Menurut Pak Whisnu, tim penyidik Bareskrim Polri yang terbang ke Medan turut melakukan pemeriksaan terhadap Erwin. “Sudah diperiksa kok di Medan,” jelas Pak Whisnu.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terus melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Indra Kesuma atau Indra Kenz. Hal ini dilakukan pasca penetapan tersangka terhadap Indra Kenz atas kasus penipuan trading binary option, Binomo.

Yang terbaru, ada 1 unit mobil mewah jenis sport bermerek Ferrari milik Indra Kenz yang disita Bareskrim Polri. Untuk proses penyidikan, mobil berwarna hitam abu les merah itu telah diamankan di gudang Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut.

Diterangkan Hadi (Kepala Bidang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi), sebelumnya Bareskrim Polri menyegel dan menyita barang bukti aset berupa 2 unit rumah milik tersangka Indra Kenz. Tindakan ini dilakukan atas kasus perjudian dan atau penipuan dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Rumah tersebut masing-masing berada di Jl. Cemara Asri / Jl. Blueberry No 88i, Kec. Percut Seituan, Kab. Deli Serdang, Sumut, dan di Jl. Cemara Asri Seroja 2, Kec. Percut Seituan, Deli Serdang. “Sekarang ini Tim Pideksus Bareskrim Polri masih melakukan penelusuran aset-aset lain milik tersangka Indra Kenz,” ujar Hadi.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko, saat jumpa pers pada hari Rabu, 9 Maret 2022, menyatakan, dalam kasus ini Indra Kenz dipersangkakan dengan Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 2 UU ITE. Kemudian Pasal 45 Ayat 1 Juncto Pasal 28 Ayat 1 UU ITE. Kemudian Pasal 3 Ayat 3 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Selanjutnya ada Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU, serta Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP.

Banyak pasal berlapis yang didapatkan oleh Indra Kenz dan terancam hukuman maksimal selama 20 tahun penjara. Sangat mengerikan bukan? Tidak menyenangkan selama 20 tahun berada dipenjara. Adapun hal yang menyenangkan adalah bemain slot. Permainan slot hanyalah untuk mencari kesenangan saja dan jika memang menang itu hanya bonus dari keberuntungan.

Polisi Menyita Aset Indra Kenz Atas Kasus Trading Binary Aplikasi Binomo

Senin, 7 Maret 2022

Selebgram yang juga Influencer Crazy Rich Indra Kenz ditetapkan Polri sebagai tersangka dan telah ditahan di kasus dugaan investasi bodong Binomo. Indra Kenz atau juga Indra Kesuma juga terancam dimiskinkan oleh polisi lewat penyitaan aset. Apakah benar Indra Kenz bisa dimiskinkan?

Influencer Indra Kenz yang menjadi tersangka penipuan Binomo.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan telah mengatakan saat ini pihaknya sudah memiliki daftar aset Indra Kenz. Daftar tersebut disimpan polisi untuk kemudian dilakukan penyitaan ke depannya.

Indra Kenz ditangkap dan ditahan Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan membeberkan sebagian harta benda milik Indra Kesuma. Mulai dari mobil, rumah, hingga apartemen.

Penyitaan aset-aset Indra Kenz akan dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan izin dari Pengadilan Negeri setempat. Bareskrim Polri bahkan akan langsung bergerak ke Sumatera Utara (Sumut).

Bahkan aset milik keluarga dan pacar Indra Kenz akan ikut disita. Hal ini dilakukan jika mereka terbukti menerima uang hasil dari TPPU yang dilakukan Indra Kesuma atau biasa disebut Indra Kenz.

Beberapa orang mengaku telah menjadi korban investasi bodong Binomo, termasuk pelapor Maru Nazara, melaporkan Indra Kenz ke Bareskrim Polri dengan dugaan penipuan trading binary option.

Setelah beberapa hari, Indra Kenz juga melaporkan Maru Nazara, korban trading binary option Binomo, ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan kasus Binomo tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/660/II/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Kondisi terkini Indra Kenz.

Terkait dua laporan itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto sebelumnya telah memberikan perintah penyidik untuk menarik laporan Indra Kezn dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, laporan Indra Kenz terhadap korban penipuan Binomo akan diproses setelah ada pembuktian aplikasi Binomo tidak bodong. Sementara itu pihak Polisi hingga saat ini masih dan terus mengejar dalang dibalik aplikasi Binomo.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah mengajukan surat persetujuan penyitaan aset tersangka kasus trading binary option aplikasi Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz ke kementerian dan lembaga terkait. Surat persetujuan itu telah dikirimkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Korlantas Polri, serta pengadilan.