Pemkot Tangsel Mulai Hari Ini Berlakukan PTM 100 Persen, dari TK Sampai SMP

Senin, 21 Maret 2022

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (TangSel) melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen pada jenjang TK hingga SMP di wilayahnya mulai hari ini, Senin (21/3/2022). Namun, kebijakan tersebut baru diberlakukan di kelas yang jumlah siswanya sedikit, yaitu sekitar dibawah 32 orang.

“Jika jumlah siswa per kelas tidak banyak (hanya sekitar 10-32 orang) dan tidak mengakibatkan kerumunan serta dapat memenuhi jarak duduk yang sesuai dengan protokol kesehatan, maka kapasitas PTMT 100 persen, frekuensi full hari sekolah, durasi maksimal 6 jam pelajaran,” bunyi Surat Edaran (SE) tersebut.

Dalam Surat Edaran (SE) juga dijelaskan beberapa hal yang menjadi pertimbangan penerapan PTM sesuai perkembangan situasi kasus penyebaran Covid-19.

Sementara itu, bagi kelas yang memiliki jumlah siswa lebih dari 32 orang, kapasitas belajar tatap muka belum dibolehkan hingga 100 persen. “Jika jumlah siswa per kelas banyak (lebih dari 32 orang), hingga mengakibatkan kerumunan dan tidak dapat memenuhi jarak duduk sesuai dengan protokol kesehatan, maka kapasitas PTMT 50% hingga 75%, frekuensi full hari sekolah, durasi maksimal 4-6 jam pelajaran,” jelas Deden dalam surat edarannya.

Deden juga meminta agar satuan pendidikan terus melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PTMT, terutama pemantauan dan pengaturan pada saat kedatangan dan kepulangan peserta didik supaya tidak terjadi kerumunan serta memakai masker dan memenuhi sesuai dengan protokol kesehatan.

“Satuan pendidikan setiap harinya wajib melaporkan pelaksanaan PTMT ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Google Form di bidang masing-masing,” ujar Deden. Dinas Pendidikan Kota Tangsel diketahui telah memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada tanggal 7 Februari hingga 25 Februari 2022 seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19.

Lalu, pada tanggal 28 Februari 2022 ketika terjadi penurunan kasus, PTM kembali diberlakukan bagi siswa kelas tinggi, yaitu 6 SD dan 9 SMP. Kemudian pada tanggal 7 Maret 2022, seluruh siswa TK hingga SMP di Tangsel boleh menggelar PTM dengan kapasitas 50 persen atau PTM 100 persen dibagi ke dalam dua sif.

Dengan memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mungkin para siswa akan senang bisa kembali bersekolah dengan normal. Namun, ada juga kesenangan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot hanyalah untuk mencari hiburan saja dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.