Serangan Omicron Sudah Reda Di Indonesia, Ini Fakta !!

Jum’at, 4 Maret 2022

Seperti yang kita ketahui bahwa virus Corona varian Omicron adalah wabah virus dengan varian yang bersifat sangat cepat penyebarannya. Selain itu, dampak dari virus ini juga lebih mematikan dibanding varian Corona virus lain. Dilansir dari situs resmi WHO, varian Omicron sudah menyebar di lebih dari 76 Negara di dunia dalam kurun waktu 1bulan saja.

Di Indonesia sendiri Varian virus Omicron sudah mulai menyebar dan penyebaran nya relatif sangat cepat dan signifikan grafik nya. Menurut Mentri Kesehatan Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. dalam sebuah jumpa pers mengatakan,

” Varian Virus Omicron ini sifat nya memang cepat penyebarannya, akan tetapi cepat pula penurunannya”

Terawan juga menyebutkan bahwa dampak virus omicron ini sangat lah fatal bila dibanding dengan varian virus corona lainnya. Akan tetapi karna Vaksinasi massal telah di gencarkan di berbagai Provinsi di Indonesia, tentu nya ini mengurangi angka kematian akibat virus tersebut.

Vaksin sendiri berfungsi mengurangi resiko kematian akibat virus korona mencapai 60%. Selain itu Hert Imunity atau kekebalan imun yang terbentuk akibat banyak nya warga Indonesia yang telah terjangkit virus Corona di varian – varian sebelumnya membuat Sistem Imun Tubuh warga Indonesia menjadi lebih kuat atau Hert Imunity.

Faktanya, penyebaran virus Omicron di Indonesia pada dari bulan Desember 2021 – Maret 2022 memang terjadi lonjakan yang sangat signifikan. Akan tetapi di bulan ini maret 2022 terbukti bahwa penurunan nya sendiri sudah mulai ber angsur – angsur menurun angka Grafik nya.

Mentri Kesehatan sendiri sudah memprediksi bahwa Omicron di Indonesia akan melonjak pesat namun juga akan menurun pesat dalam jangka waktu yang singkat.

Mengapa demikian ? Hal itu disebabkan karna varian Omicron memiliki sifat fast and low atau cepat dan landai. Dimana cepat pularan nya secara massal dan cepat pula turun nya secara massal.

Pemerintah sendiri masih terus menggalakan program Vaksinasi 1 dan 2 untuk membentuk Hert Imunity masyarakat Indonesia guna mengantisipasi muncul nya varian baru. Ditambah lagi pengadaan Vaksin Booster yang bertujuan menambah atau prisai akhir imun tubuh dari varian Omicron.

Selain itu, tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan cara memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak adalah cara paling ampuh untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

HARI KE 7 ! RUSIA VS UKRAINA SEMAKIN MEMANAS

Memasuki Hari Ke 7, Serangan Rusia ke Ukraina semakin menggila. Invlasi yang di lakukan sejak akhir februari lalu ini telah memasuki hari ke 7 dan korban pun sudah banyak yang berjatuhan dari pihak Militer maupun sipil di negara Ukraina.

Rusia sendiri telah melaporkan bahwa sekitar 87 Tentara Rusia dari Angkatan Bersenjata Darat, Laut dan Udara telah tewas dalam perang antar negara tetangga tersebut. Namun lain hal nya dengan pihak Ukraina, Ukraina meng-klaim bahwa korban jiwa bukan hanya datang dari Tentara militer melainkan warga sipil pun ikut menjadi korban jiwa dampak perang tersebut.

Dilaporkan dari ibu kota negara Ukraina Kyiv, situasi kota saat ini Kamis, 03 Maret 2022 kondisi kota Kyiv masih sangat memprihatinkan dan mencekam dampak dari perang tersebut. Pemerintah kota setempat pun menerapkan jam malam untuk memperkecil ruang gerak mata mata militer Rusia yang di isukan menyelinap di antara warga sipil.

Hal tersebut di ungkap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah konvrensi pers di kota London Inggris, menyatakan bahwa Rusia telah mengirim mata – mata militer yang menyamar sebagai warga sipil dan menyusup di antara diantara kerumunan warga sipil untuk memata matai pangkalan militer dan kekuatan militer serta pertahan militer kota Kyiv sebagai Ibu Kota Negara Ukraina.

Selain Ibu kota negara Ukraina Kyiv lumpuh, dampak lain nya akibat perang ini adalah lumpuh nya kota Kharviv di selatan Ukraina. Hal ini merupakan dampak dari serangan bombardir dengan menggunakan Tank, dan Roket udara yang dilancarkan Rusia pada Siang dan malam hari.

Warga Ukraina Mulai Meninggalkan Kyiv

Berbondong bondong warga Ukraina mulai mencoba pergi meninggalkan kota Kyiv, di lansir dari pihak Militer Ukraina The Guardians ribuan warga Kyiv dengan mengendari mobil beramai ramai perlahan meninggalkan kota. Hal ini terlihat di area perbatasan Ukraina yang mengalami kemacetan sejauh 50km.

Disisi lain, Presiden Amerika Serikat yang juga merupakan Ketua Perserikatan NATO Joe Biden mulai memperingatkan presiden Rusia Vladimir Putin atas serangan sporadis Rusia terhadap Ukraina tersebut. dalam sebuah pidato nya Biden mengatakan,

“Diktator Harus membayar tuntas atas serangan yang mengguncang perdamaian dunia ini” ( Joe Biden, Newyork 02/03/2022).

Pidato Putin Di Moskow Rusia

Dengan kata lain Amerika Serikat selaku Polisi Dunia Internasional sangatlah mengutuk apa yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina. Namun disisi lain Presiden Putin bersikeras tidak akan menarik mundur pasukan Rusia dari Ukraina sampai waktu yang belum di tentukan.