Legalisasi Ganja di Amerika Serikat Kurangi Peresepan Obat Depresi-Gangguan Tidur

Rabu, 20 April 2022

Legalisasi ganja di sejumlah negara bagian Amerika Serikat disebut memicu penurunan permintaan resep obat anti-depresi, obat tidur, dan nyeri. Hal itu diungkap lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Cornell University, Amerika Serikat.

Ketika banyak negara bagian di Amerika Serikat melegalkan ganja, volume sejumlah resep seperti anti-nyeri, depresi, kecemasan, sulit tidur, gangguan psikologis dan kejang menurun secara signifikan.

Studi itu dilakukan oleh seorang mahasiswa yang bernama Shyam Raman, ia adalah mahasiswa doktoral di Cornell Jeb E. Brooks School of Public Policy, dan Ashley Bradford, mahasiswa doktoral Universitas Indiana, itu berjudul ‘Legalisasi Ganja untuk tujuan Rekreasi Terkait dengan Pengurangan Peresepan Obat di Antara Peserta Medicaid’, diterbitkan pada tanggal 15 April di jurnal Health Economics.

Sebagian besar penelitian ganja ini berfokus pada dampak ganja yaitu pada permintaan resep obat, atau dampak legalisasi penggunaan rekreasional pada permintaan opioid atau juga bisa disebut obat anti-nyeri.

Raman dan Bardford menganalisis data yang diambil dari Centers for Medicare and Medicaid Services di 50 negara bagian di Amerika Seriakt, dari tahun 2011 hingga 2019. Sejauh ini, 40 negara bagian di Amerika Serikat melegalkan ganja medis yang harus diresepkan oleh dokter, 20 negara bagian melegalkan penggunaan ganja untuk semua orang dewasa.

Peneliti menemukan perubahan yang sangat signifikan dalam hal permintaan obat yang digunakan untuk mengobati gangguan tidur (insomnia) dan kecemasan, namun tidak berdampak nyata pada peresepan obat yang digunakan untuk mengobati mual. Lebih lanjut, pasien yang menggunakan ganja untuk mengobati kondisi medis mereka cenderung lebih jarang datang ke dokter.

Terlepas dari itu, Raman dan Bradford mengatakan kalau penelitian itu tidak menyertakan tingkat keparahan penyakit pasien. Namun, keduanya juga tetap memperingatkan bahwa penggunaan ganja bukannya tidak berbahaya sama sekali. Menurut mereka, banyak juga penelitian yang mengaitkan narkotika golongan I itu dengan potensi pemicu kecemasan dan psikosis seperti skizofrenia.

Di Amerika, penggunaan ganja sebagai pengobatan tradisional merupakan langkah yang sangat bagus karena jika masyarakat tidak mampu membayar ke rumah sakit, mereka bisa melakukan terapi menggunakan obat-obatan berbahan dasar ganja ini. Selain mendapatkan kabar yang menyenangkan ini, ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot pastinya cukup menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.