Keluh Kesah Masyarakat Karena Harga Pangan Melonjak

Senin, 4 April 2022

Masyarakat mengeluhkan beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tinggi saat bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022. Tak tanggung-tanggung kenaikannya ada yang mencapai 100 persen.

Warga Joglo, Jakarta Barat bernama Rusmiati (38) mengaku sangat keberatan dengan melonjaknya harga pangan, di mana ketika bulan puasa kebutuhan akan pangan pastinya meningkat.

Harga pangan yang paling naik yaitu minyak goreng mencapai 100 persen sekarang harganya hampir Rp. 50.000 per 2 liter padahal dulu pada tahun 2021 dua liter hanya sekitar Rp. 24.000.

Ini yang menurutnya cukup berat, mengingat minyak goreng merupakan komoditi yang paling diandalkan ketika masak. Komoditi yang ikut naik yaitu daging. Kini mencapai Rp. 160.000, cabai Rp. 50.000/kilo, telor Rp. 27.000/kilo sama tahu.

Rusmiati pun berharap, pemerintah dapat mengendalikan harga bahan pokok selama bulan puasa, mengingat bulan puasa, barang-barang tersebut adalah barang yang paling dibutuhkan warga. Menyikapi hal ini, Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta BUMD bidang pangan mampu mengatasi kelangkaan kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.

Anggota Komisi B DPRD DKI JakartaHasan Basri Umar, meminta BUMD bidang pangan harus rutin menggelar operasi pasar. Upaya tersebut diyakini mampu mengatasi adanya oknum yang sengaja menimbun ataupun mematok harga kebutuhan pokok yang berada di atas normal.

“Harus rutin, kalau tidak harganya nanti akan melonjak. Contoh saja, harga diluar seperti minyak satu liter Rp. 28.000, tapi ternyata BUMD menyediakan minyak dengan harga Rp. 24.000. Ini harus dipantau terus agar stabilitas harga aman dan terkendali,” ujarnya saat.

Harga bahan pangan melonjak disaat bulan Ramadan, banyak masyarakat yang berkomentar tentang hal tersebut karena mereka merasa tidak menyenangkan. Namun, ada juga hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot, bermain slot memanglah menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.