Polisi Menyita Aset Indra Kenz Atas Kasus Trading Binary Aplikasi Binomo

Senin, 7 Maret 2022

Selebgram yang juga Influencer Crazy Rich Indra Kenz ditetapkan Polri sebagai tersangka dan telah ditahan di kasus dugaan investasi bodong Binomo. Indra Kenz atau juga Indra Kesuma juga terancam dimiskinkan oleh polisi lewat penyitaan aset. Apakah benar Indra Kenz bisa dimiskinkan?

Influencer Indra Kenz yang menjadi tersangka penipuan Binomo.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan telah mengatakan saat ini pihaknya sudah memiliki daftar aset Indra Kenz. Daftar tersebut disimpan polisi untuk kemudian dilakukan penyitaan ke depannya.

Indra Kenz ditangkap dan ditahan Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan membeberkan sebagian harta benda milik Indra Kesuma. Mulai dari mobil, rumah, hingga apartemen.

Penyitaan aset-aset Indra Kenz akan dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan izin dari Pengadilan Negeri setempat. Bareskrim Polri bahkan akan langsung bergerak ke Sumatera Utara (Sumut).

Bahkan aset milik keluarga dan pacar Indra Kenz akan ikut disita. Hal ini dilakukan jika mereka terbukti menerima uang hasil dari TPPU yang dilakukan Indra Kesuma atau biasa disebut Indra Kenz.

Beberapa orang mengaku telah menjadi korban investasi bodong Binomo, termasuk pelapor Maru Nazara, melaporkan Indra Kenz ke Bareskrim Polri dengan dugaan penipuan trading binary option.

Setelah beberapa hari, Indra Kenz juga melaporkan Maru Nazara, korban trading binary option Binomo, ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan kasus Binomo tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/660/II/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Kondisi terkini Indra Kenz.

Terkait dua laporan itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Agus Andrianto sebelumnya telah memberikan perintah penyidik untuk menarik laporan Indra Kezn dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, laporan Indra Kenz terhadap korban penipuan Binomo akan diproses setelah ada pembuktian aplikasi Binomo tidak bodong. Sementara itu pihak Polisi hingga saat ini masih dan terus mengejar dalang dibalik aplikasi Binomo.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah mengajukan surat persetujuan penyitaan aset tersangka kasus trading binary option aplikasi Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz ke kementerian dan lembaga terkait. Surat persetujuan itu telah dikirimkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Korlantas Polri, serta pengadilan.