Aktivitas Online Tinggi Selama Bulan Ramadhan, Berikut Ini Tips Aman Dari Phising

Sabtu, 2 April 2022

Menyambut bulan suci Ramadhan, keluarga di Indonesia mulai mempersiapkan dengan berburu promo produk kebutuhan rumah tangga secara online. Tanpa disadari, pelaku kejahatan cyber juga memanfaatkan momen Ramadan ini untuk menebarkan ancaman ke pengguna, salah satunya melalui phishing.

Tujuannya tidak lain adalah untuk mendapatkan keuntungan finansial dari penipuan pengguna. Kaspersky mengungkap, sistemnya telah memblokir 253 juta link phishing secara global. Riset yang sama menyebut, 8,20 persen pengguna Kaspersky dari berbagai negara menghadapi setidaknya satu serangan phishing tahun lalu. Indonesia termasuk yang serangan phishing-nya tinggi.

Pelaku kejahatan cyber memanfaatkan aktivitas belanja online dalam menjebak korban di serangan phishing. Analis Kaspersky menyebut halaman phishing paling sering dirancang untuk meniru sebuah toko online, sistem pembayaran, hingga perbankan.

Karena 87 persen pengguna di Indonesia memakai aplikasi pembayaran seluler, tidak heran bahwa penjahat siber menargetkan sektor ini lalu meluncurkan banyak upaya phishing selama Ramadan.

Jangan pernah mengklik tautan yang mencurigakan yang dikirimkan kepada kamu melalui SMS, WhatsApp, atau platform lainnya.

Sebaiknya sebelum memulai sebuah komunikasi, penting bagi pengguna untuk mengidentifikasi keaslian saluran komunikasi tersebut. Misalnya akun Twitter bank yang seharusnya memiliki centang biru.

Penting juga untuk mengaktifkan notifikasi real-time pada ponsel. Hal ini bisa membantu kamu bertindak cepat jika ada notifikasi otorisasi akun perbankan yang tak pernah kamu minta.

Phising merupakan suatu kejahatan cyber yang mengambil data-data kita untuk kepentingan orang yang tidak bertanggung jawab. Sangat tidak menyenangkan jika kita terkena phising, namun adapun hal menyenangkan lainnya yaitu bermain slot. Bermain slot memanglah menyenangkan dan jika menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.